Rebeauty

2026-10-24

Cara Menghilangkan Garis Nasolabial: Filler atau Lifting, Mana yang Tepat?

Artikel ini membahas perbedaan filler dan lifting untuk garis nasolabial, penyebab garis tersebut semakin dalam, serta cara memilih perawatan sesuai kondisi wajah.

Cara Menghilangkan Garis Nasolabial: Filler atau Lifting, Mana yang Tepat?

※ Artikel ini dibuat untuk tujuan memberikan informasi medis.

Sesuai Pasal 56 ayat (2) dan Pasal 57 Undang-Undang Pelayanan Medis Korea Selatan, kami informasikan bahwa artikel ini bukan objek peninjauan dan bukan konten promosi yang tidak berkaitan dengan isi peninjauan.


Halo, saya Park Jeong-geun, direktur Klinik Bedah Plastik Face Plus.

Cara Menghilangkan Garis Nasolabial: Filler atau Lifting, Mana yang Tepat?
Gambar judul FACE PLUS: “Menghilangkan garis senyum: filler atau lifting, metode mana yang tepat?”

Ada orang yang merasa sangat terganggu dengan garis nasolabial yang turun dalam di sisi mulut ketika melihat cermin. Terutama jika garis yang dulu hanya muncul saat tersenyum kini tetap terlihat meski tidak sedang berekspresi, biasanya orang mulai mencari cara untuk menghilangkan garis nasolabial.

Dalam hal ini, dua perawatan yang paling sering dibandingkan adalah filler dan lifting.

Cara Menghilangkan Garis Nasolabial: Filler atau Lifting, Mana yang Tepat? 사진 2
Filler vs lifting: filler menambah volume area yang cekung, sedangkan lifting mengangkat jaringan kendur ke atas.

Namun, garis nasolabial bukan sekadar satu garis kerutan. Penurunan volume, kulit yang melorot, dan struktur wajah dapat memengaruhinya secara bersamaan.

Karena itu, jika Anda ingin menghilangkan garis nasolabial, hal yang penting adalah mengenali penyebabnya terlebih dahulu, bukan langsung mengisi atau mengencangkan area tersebut.

Daftar Isi

1. Penyebab garis nasolabial semakin dalam

2. Kondisi yang cocok untuk filler

3. Kondisi yang memerlukan lifting

4. Bagaimana memilih antara filler dan lifting?

1. Penyebab garis nasolabial semakin dalam

Garis nasolabial adalah garis lipatan yang dimulai dari samping sayap hidung dan memanjang ke arah sudut bibir.

Cara Menghilangkan Garis Nasolabial: Filler atau Lifting, Mana yang Tepat? 사진 3
Close-up hidung dan mulut orang lanjut usia, tampak garis senyum yang dalam dan kerutan halus di sekitar bibir.

Seiring bertambahnya usia, elastisitas kulit menurun dan volume di area tulang pipi serta pipi bagian depan berkurang. Kondisi ini dapat membuat garis nasolabial semakin dalam. Selain itu, ketika jaringan pipi bergeser ke bawah, kulit ikut terlipat dan garis nasolabial menjadi lebih menonjol.

Tergantung pada struktur tulang wajah dan distribusi lemak, garis nasolabial juga bisa terlihat jelas meski di usia yang relatif muda.

Oleh karena itu, dalam upaya menghilangkan garis nasolabial, yang perlu diperhatikan bukan hanya kedalaman kerutan yang terlihat, tetapi juga volume dan kendurnya kulit.

2. Kondisi yang cocok untuk filler

Filler adalah metode yang digunakan untuk mengembalikan volume pada area yang cekung.

Filler dapat dipertimbangkan terutama ketika area nasolabial itu sendiri tampak cekung atau kekurangan volume, bukan karena kulit yang melorot. Saat area yang cekung terisi, garis nasolabial bisa terlihat lebih dangkal.

Namun, untuk menghilangkan garis nasolabial, penyuntikan filler yang berlebihan perlu diwaspadai. Jika terlalu banyak diisi, area sekitar mulut bisa terlihat berat atau tidak alami.

Karena itu, yang penting bukan hanya mengisi garis nasolabial secara langsung, tetapi juga memeriksa kondisi volume pipi bagian depan dan area tengah wajah.

3. Kondisi yang memerlukan lifting

Jika pipi melorot ke bawah dan kulit ikut terlipat sehingga garis nasolabial semakin dalam, lifting dapat dipertimbangkan.

Lifting adalah prosedur yang bertujuan merapikan jaringan yang melorot untuk memperbaiki kontur wajah dan elastisitas kulit.

Pada beberapa kasus, garis nasolabial tetap terlihat jelas meski tidak sedang tersenyum, dan kendur juga terasa di area pipi maupun garis rahang. Dalam kondisi seperti ini, hanya mengisi volume mungkin tidak cukup untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Dalam kasus seperti ini, sebaiknya dilakukan pemeriksaan tingkat kendur kulit dan jaringan agar upaya menghilangkan garis nasolabial lebih tepat sasaran.

4. Bagaimana memilih antara filler dan lifting?

Tidak ada yang bisa dikatakan sebagai pilihan terbaik secara mutlak antara filler dan lifting. Jika area nasolabial cekung, filler mungkin lebih cocok. Jika penyebabnya adalah kulit yang melorot, lifting dapat dipertimbangkan.

Tidak sedikit juga kasus ketika penurunan volume dan kendurnya kulit terjadi bersamaan. Dalam situasi seperti ini, pendekatan kombinasi yang disesuaikan dengan kondisi wajah sering kali lebih tepat daripada hanya memilih satu metode.

Pada akhirnya, dalam upaya menghilangkan garis nasolabial, yang penting adalah tidak hanya melihat garisnya, tetapi juga menilai keseluruhan wajah. Metode yang dibutuhkan bisa berbeda tergantung pada volume dan elastisitas kulit, posisi lemak, serta tingkat kendur di area tengah wajah.

Meski tampak serupa, garis nasolabial yang berasal dari penyebab dan struktur wajah yang berbeda membutuhkan arah perawatan yang juga berbeda. Karena itu, Anda tidak perlu langsung memutuskan antara filler atau lifting.

Yang lebih penting adalah memastikan terlebih dahulu apakah garis nasolabial Anda disebabkan oleh area yang cekung atau kulit yang melorot. Sebaiknya rencana perawatan disusun dengan memperhatikan struktur wajah dan kondisi kulit masing-masing individu agar penampilan tetap terlihat alami.


-Jam Operasional-

​

Hari Kerja

9:00 ~ 18:00

​

Sabtu

9:00 ~ 16:00

​

Hari Libur Nasional / Minggu

Libur Rutin

​

-Kontak-

Klinik Bedah Plastik Face Plus

Telepon konsultasi: 02-541-8500

-Petunjuk Arah-

Klinik Bedah Plastik Face Plus Gedung Bora Tial Lantai 4, Jl. Gangnam-daero 480, Gangnam-gu, Seoul Check-in blog ini Postingan lain di lokasi ini

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mana yang lebih baik untuk menghilangkan garis nasolabial, filler atau lifting?

Tidak ada satu metode yang bisa dikatakan paling baik secara mutlak. Jika area nasolabial cekung, filler bisa lebih cocok. Jika penyebabnya adalah kulit yang melorot, lifting bisa lebih sesuai. Pilihan terbaik tetap bergantung pada kondisi wajah masing-masing.

Apa penyebab garis nasolabial semakin dalam?

Seiring bertambahnya usia, elastisitas kulit dan volume di area tulang pipi serta pipi depan berkurang sehingga garis nasolabial bisa semakin dalam. Pipi yang bergeser ke bawah dan membuat kulit terlipat juga dapat menonjolkan garis tersebut. Pada orang yang lebih muda, struktur tulang wajah dan distribusi lemak juga bisa membuat garis nasolabial terlihat jelas.

Kapan filler cocok untuk menghilangkan garis nasolabial?

Filler dapat dipertimbangkan ketika area nasolabial tampak cekung atau kekurangan volume. Saat area yang cekung terisi, garis nasolabial bisa terlihat lebih dangkal. Namun, jika terlalu banyak diisi, area sekitar mulut bisa tampak berat atau tidak alami, sehingga perlu hati-hati.

Kapan lifting perlu dipertimbangkan?

Lifting dapat dipertimbangkan jika pipi melorot dan kulit terlipat sehingga garis nasolabial menjadi lebih dalam. Jika garis nasolabial tetap terlihat jelas saat tidak tersenyum, dan kendur juga terasa di pipi atau garis rahang, hanya mengisi volume mungkin tidak cukup untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Apa yang perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum menghilangkan garis nasolabial?

Hal terpenting adalah memastikan apakah garis nasolabial disebabkan oleh area yang cekung atau kulit yang melorot. Anda tidak perlu langsung memilih antara filler atau lifting. Arah perawatan yang tepat bisa berbeda meski garis nasolabial tampak serupa, tergantung pada penyebab dan struktur wajah.

Bagaimana sebaiknya merencanakan penanganan garis nasolabial?

Rencana sebaiknya disusun dengan memperhatikan struktur wajah dan kondisi kulit masing-masing individu agar penampilan tetap alami. Volume, elastisitas, posisi lemak, dan tingkat kendur di area tengah wajah dapat menentukan metode yang dibutuhkan.

Like

Info Klinik

Detail
No. Registrasi Usaha 211-09-48650